Rupiah Diperkirakan Melemah, Berpotensi Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Serang, Wismanews.com – Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan setelah diperkirakan akan terus melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Sejumlah pengamat menilai rupiah berpotensi mendekati Rp18.000 per dolar AS di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang turut memengaruhi kondisi pasar global.

Pengamat pasar uang Ibrahim Assuaibi menyebut peluang rupiah menyentuh level tersebut cukup besar apabila sentimen global belum membaik.

“Ada kemungkinan hari Jumat rupiah ini akan mendekati level Rp 18.000. Kemungkinan besar,” kata Ibrahim Assuaibi pada (29/05) dikutip dari Liputan6.com.

Menanggapi kondisi tersebut, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai pelemahan rupiah tidak sepenuhnya mencerminkan kondisi ekonomi Indonesia saat ini. Menurutnya, fundamental ekonomi nasional masih berada dalam kondisi yang baik meskipun nilai tukar rupiah terus mengalami tekanan.

“Kan fundamentalnya bagus, sebetulnya nggak masuk akal. Rupiah melemah itu kalau ada gangguan,” ujar Purbaya pada (27/05) dikutip dari faktanasional.net.

Terkait upaya menjaga stabilitas rupiah, Purbaya menyatakan bahwa pemerintah memberikan kewenangan tersebut kepada Bank Indonesia (BI) sebagai otoritas moneter.

“Kita serahkan ke bank sentral BI. Karena mereka yang wewenang untuk melakukan kebijakan nilai tukar. Dan kita percaya mereka bisa mengendalikan nilai tukar,” kata Purbaya pada (12/05) dikutip dari economy.okezone.com.

Meski demikian, pemerintah tetap optimistis terhadap kondisi perekonomian nasional. Dengan fundamental ekonomi yang dinilai masih kuat serta koordinasi antara pemerintah dan BI, pelemahan rupiah diharapkan dapat tetap terkendali di tengah berbagai tantangan ekonomi global.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *