Libur Semester tiba! Ini Pilihan Drama Korea Bertema Hukum dan Politik

Serang, Wismanews.com – Mahasiswa Universitas Serang Raya (UNSERA) mulai memasuki masa libur semester pada 2-23 Februari 2026. Di tengah jeda perkuliahan tersebut, waktu luang dapat dimanfaatkan untuk berbagai aktivitas, termasuk menikmati tontonan yang tidak hanya bersifat hiburan, tetapi juga memuat isu-isu sosial, hukum, dan politik.

Drama Korea kerap menghadirkan kritik kekuasaan, ketimpangan hukum, hingga relasi negara dan korporasi melalui cerita yang dituturkan dari sudut pandang kehidupan tokoh-tokohnya. Sejumlah judul yang rilis dalam beberapa tahun terakhir bahkan mencatatkan penilaian tinggi di situs MyDramaList, menunjukkan bahwa tema hukum dan politik tetap diminati dan relevan untuk disimak.

Berikut rekomendasi drama Korea bertema hukum dan politik yang sudah dirangkum sehingga dapat menemani masa libur semester, disusun berdasarkan tahun rilis.

  1. Snowdrop (2021)

Sinopsis:

Berlatar Korea Selatan tahun 1987, Snowdrop mengisahkan Im Soo-ho, seorang pria misterius yang terluka dan bersembunyi di asrama mahasiswi. Pertemuannya dengan Eun Young-ro perlahan menyeret keduanya ke dalam pusaran konflik politik, operasi intelijen, dan represi aparat negara. Drama ini menampilkan ketegangan antara kekuasaan negara dan kehidupan sipil di tengah situasi politik yang tidak stabil.

Rating MyDramaList : 8,4/10

Jumlah episode : 16

Genre : historis, romansa, politik, drama

Pemain utama : Jung Hae In, Kim Ji Soo, Jang Seung Jo, Yoo In Na

Platform streaming : Disney+

  1. Reborn Rich (2022)

Sinopsis:

Yoon Hyun-woo, karyawan setia sebuah konglomerasi, dikhianati dan dibunuh oleh keluarga pemilik perusahaan. Ia kemudian terbangun kembali di masa lalu sebagai Jin Do-jun, cucu bungsu keluarga kaya  tersebut. Dengan ingatan akan masa depan, ia terlibat dalam perebutan kekuasaan, manipulasi hukum, dan intrik politik korporasi. Drama ini menyoroti relasi erat antara bisnis besar, hukum, dan kekuasaan.

Rating MyDramaList : 8,5/10

Jumlah episode : 16

Genre : fantasi, drama, hukum, politik korporasi

Pemain utama : Song Joong Ki, Lee Sung Min, Shin Hyun Been

Platform streaming : Viu

  1. The Tempest (2025)

Sinopsis:

Seo Mun-ju, mantan duta besar Korea Selatan, terseret kembali ke dunia politik setelah kematian suaminya yang berkaitan dengan kampanye presiden. Bersama seorang mantan agen rahasia, ia mengungkap konspirasi besar yang melibatkan keamanan nasional dan kepentingan politik tingkat tinggi. The Tempest menampilkan sisi gelap kekuasaan negara dan keputusan politik yang berdampak luas.

Rating MyDramaList : 8,1/10

Jumlah episode : 9

Genre : politik, thriller, aksi, drama

Pemain utama : Jun Ji Hyun, Kang Dong Won, John Cho

Platform streaming : Disney+

  1. Pro Bono (2025)

Sinopsis:

Seorang mantan hakim ternama yang kariernya runtuh akibat skandal memulai kembali hidupnya sebagai pengacara publik. Melalui berbagai kasus masyarakat kecil, Pro Bono mengangkat persoalan ketimpangan akses keadilan serta dilema moral dalam sistem hukum. Drama ini menyoroti hukum dari sudut pandang sosial dan kemanusiaan.

Rating MyDramaList : 8,3/10

Jumlah episode: 12

Genre : hukum, drama, sosial

Pemain utama : Jung Kyung Ho, So Joo Yeon, Lee Yoo Young

Platform streaming : tvN

  1. Honour (2026)

Sinopsis:

Honour mengangkat kisah individu-individu dalam sistem hukum yang dihadapkan pada konflik kepentingan, integritas, dan kekuasaan. Drama ini mengeksplorasi dilema antara menjaga prinsip, mengikuti nurani, atau tunduk pada tekanan politik dan institusional. Dengan tempo yang tenang, Honour menyoroti sisi etis dari hukum dan politik.

Rating MyDramaList : 7,8/10

Jumlah episode : 12

Genre : hukum, politik, drama

Pemain utama : Lee Na Young, Jung Eun Chae, Lee Chung Ah

Platform streaming : Genie TV

Melalui berbagai latar dan konflik yang dihadirkan, deretan drama Korea tersebut menunjukkan bahwa isu hukum dan politik dapat dikemas secara naratif dan dekat dengan kehidupan. Di tengah masa libur semester, tontonan semacam ini dapat menjadi pilihan untuk mengisi waktu luang secara santai, sekaligus membuka ruang refleksi terhadap dinamika kekuasaan dan keadilan yang juga hadir dalam konteks sosial di sekitar kita.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *