Saat Organisasi Menjadi Ruang Pengembangan Diri

Serang, Wismanews.com – Bagi Sebagian mahasiswa baru masih ragu untuk ikut organisasi kampus. Ada yang takut terbebani tugas, ada yang khawatir tidak bisa membagi waktu, atau takut bertemu dengan orang baru. Namun nyatanya organisasi menawarkan ruang untuk berkembang, tempat untuk mengasah kemampuan yang tidak pernah mereka dapatkan di ruang kelas. Salah satunya dirasakan oleh Bang Imin Herlino, mahasiswa Universitas Serang Raya (UNSERA) sekaligus Ketua Himpunan Mahasiswa Teknik Industri (HMTI).

“Wawasan yang didapat pada organisasi pastinya cara public speaking, bekerja secara tim, problem solving, soft skill. Itu yang bisa didapatkan di organisasi dan tidak didapatkan di bangku kuliah karena saat kuliah hanya mempelajari teori tanpa adanya implementasi. Di organisasi ini tempatnya kita untuk berkembang,” ujarnya (05/12).

Banyak yang enggan atau ragu bergabung bukan hanya karena sibuk akademik, tetapi juga karena rasa takut yang terbentuk dari informasi yang beredar di media sosial.

“Sebelumnya sering melihat hal negatif organisasi di media sosial, tetapi nyatanya setelah mengikuti organisasi hal tersebut itu tidak ada, melainkan mengikuti organisasi itu membuat diri kita sendiri menjadi berkembang,” ungkapnya.

Meski begitu, banyak ketakutan mahasiswa terhadap organisasi sebenarnya hanya bersumber dari asumsi dan informasi yang berlebihan (hiperbola). Justru setelah terlibat, mahasiswa dapat menemukan lingkungan yang mendukung, teman-teman baru yang saling menguatkan, serta kesempatan untuk belajar hal-hal yang tidak pernah disinggung di ruang kelas.

Melalui pengalaman tersebut, diharapkan semakin banyak mahasiswa yang berani mencoba bergabung dalam organisasi, melihatnya bukan hanya sebagai tempat berkegiatan, tetapi sebagai ruang tumbuh yang membentuk karakter, memperluas wawasan, dan membuka jalan menuju pengalaman yang lebih besar.

(Fatya/LPMWisma)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *