Serang, Wismanews.com – Sidang Umum Mahasiswa (SUM) Universitas Serang Raya (UNSERA) digelar di Aula Lantai 6 Gedung A pada Sabtu, 28 Februari 2026. Kegiatan yang mengusung tema “Evaluasi Kepemimpinan dan Keorganisasian Universitas Serang Raya” ini menjadi forum evaluasi kepemimpinan dan tata kelola organisasi mahasiswa selama satu periode terakhir, yang dalam pelaksanaannya turut diwarnai dinamika jalannya sidang di lingkungan UNSERA.
Kegiatan yang dijadwalkan pukul 10.00 WIB mengalami keterlambatan dan baru dimulai sekitar pukul 13.00 WIB. Setelah beberapa agenda awal dilaksanakan, sidang kembali mengalami penundaan menjelang pembahasan laporan pertanggungjawaban (LPJ) Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas (BEM-U) karena dokumen LPJ belum siap secara teknis. Sidang kemudian kembali dilanjutkan pada sore hari dan berlangsung hingga malam hari.
Meski mengalami beberapa kali penyesuaian waktu, rangkaian SUM tetap terlaksana sesuai mekanisme forum. Sidang ini diikuti oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas (BEM-U), Majelis Permusyawaratan Mahasiswa Universitas (MPM-U), Dewan Perwakilan Mahasiswa Universitas (DPM-U), serta perwakilan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan himpunan kemahasiswaan dari masing-masing fakultas.
Dalam pelaksanaan sidang, panitia mencatat bahwa pengumpulan berita acara Musyawarah Fakultas (Musfak) belum sepenuhnya rampung. Hingga forum berlangsung, hanya Fakultas Teknik (FT) dan Fakultas Teknologi Informasi (FTI) yang telah menyerahkan berita acara, sementara fakultas lainnya masih menghadapi kendala dalam proses administrasi.
Selain agenda evaluasi umum, forum juga diisi dengan penyampaian pandangan khusus dari perwakilan fakultas. Dalam forum tersebut, Erga menyampaikan hasil diskusi yang menyatakan bahwa LPJ BEM-U belum dapat diterima, dengan sejumlah catatan evaluatif yang disampaikan dalam sidang.
Beberapa poin evaluasi yang disampaikan antara lain terkait kesiapan LPJ, optimalisasi pelaksanaan program kerja, transparansi dan akuntabilitas organisasi, komunikasi lintas organisasi mahasiswa, serta keterlibatan unsur organisasi dalam menjalankan kegiatan.
Salah satu peserta sidang, Erga, menilai bahwa kinerja Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Serang Raya (BEM UNSERA) pada periode sebelumnya menunjukkan capaian yang cukup progresif, namun masih memerlukan penguatan di internal organisasi.
“Menurut saya, kinerja BEM UNSERA periode ini bisa dikatakan progresif namun perlu penguatan di akar rumput. Mereka sukses membawa nama kampus keluar, tetapi masih memiliki pekerjaan rumah dalam merangkul seluruh elemen mahasiswa di dalam kampus agar merasa benar-benar diwakili,” ujarnya pada (01/03).
Lebih lanjut, Erga juga menyampaikan harapannya terhadap kepengurusan BEM UNSERA ke depan agar mampu berperan lebih substantif bagi mahasiswa.
“Harapan saya untuk BEM UNSERA ke depannya tentu BEM-U bukan hanya sekadar menjalankan program kerja, melainkan bagaimana BEM-U ini bisa menjadi detak jantung perubahan di kampus,” tambahnya.
Rangkaian SUM tersebut diakhiri dengan prosesi serah terima jabatan Presiden Mahasiswa UNSERA periode 2025–2026. Dalam kesempatan tersebut, Asril Yessa resmi ditetapkan sebagai Ketua BEM UNSERA, didampingi Harjuna Bilmona yang menjabat sebagai Wakil Ketua BEM UNSERA. Prosesi ini menandai dimulainya kepemimpinan baru BEM UNSERA untuk satu periode ke depan.
Melalui SUM ini, diharapkan proses evaluasi dan regenerasi kepengurusan organisasi kemahasiswaan dapat berjalan secara lebih matang. Selain itu, kepengurusan BEM UNSERA yang baru diharapkan mampu menindaklanjuti hasil sidang sebagai bahan perbaikan, baik dalam penguatan internal organisasi maupun dalam menjalankan fungsi representasi mahasiswa secara berkelanjutan.
(Nisa/LPMWisma)
Reporter: Nisa
Editor: Nisa
