Ada ruang yang hampa di ujung pagi
Aku telah menyimpan sunyi dalam aksara yang tak terucap
Angan pun berjalan perlahan tanpa arah pasti
Napas menanti tanpa berharap kembali
Kata-kata tertahan di bibir yang ragu
Bisik lirih yang tak ingin didengar
Diam merangkul lelah yang tak bertepi
Ingin tapi tahu, takkan pernah berarti
Aku menulis ini tanpa suara, tanpa bayang
Menyulam harap yang tak pernah disuarakan
Diam adalah cara terbaikku menjaga luka
Biar angan tetap tinggal lembut dan jauh
Dan saat malam menutup hari
Aku memilih diam di antara sepi dan sunyi
Membiarkan rasa itu tinggal dalam aksara
Seperti bayang-bayang yang pergi tanpa kata
Written By: Ginaya
