Serang, Wismanews.com – Satu bulan yang lalu, Universitas Serang Raya (UNSERA) resmi meluncurkan Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) digital yang dapat diakses langsung melalui portal akademik. Himpunan Mahasiswa Manajemen (HUMAN) UNSERA menyambut baik inovasi ini sebagai bagian dari upaya modernisasi dan peningkatan efisiensi pelayanan kepada mahasiswa.
Namun, peluncuran KTM digital ini juga memunculkan kekecewaan di kalangan mahasiswa angkatan 2024, khususnya jurusan Manajemen. Pihak kampus menganjurkan mahasiswa membuat KTM fisik, dan mahasiswa membayar Rp.50.000 – Rp.150.000 pada Oktober 2024. Hingga saat ini, mereka belum menerima kartu fisik tersebut secara nyata.
“Udah lama banget, dari jadi mahasiswa baru. Buatnya awal perkuliahan, bahkan sebelumnya,” ujar SN.
HUMAN menilai pihak kampus dan mitra pengelola, Bank Syariah Indonesia (BSI), tidak dapat membenarkan pengabaian penyelesaian kartu fisik. Situasi ini terjadi karena pihak kampus saat itu belum menyediakan KTM digital, sehingga mereka menganjurkan pembuatan KTM fisik.
HUMAN menekankan bahwa pihak kampus serta BSI harus segera menyelesaikan masalah ini sebagai bentuk integritas dan tanggung jawab.
Mereka mendesak pihak kampus dan BSI untuk segera merealisasikan KTM fisik tanpa biaya tambahan bagi seluruh mahasiswa yang belum menerimanya, demi memenuhi hak mahasiswa secara penuh.
(Red/LPMWisma)
Reporter: Red
Editor: Red
