Dianggap Gagal Memimpin Banten, Mahasiswa Minta WH-Andika Mundur

Serang, LPMWISMA.com – Rapat Paripurna di Gedung DPRD Banten yang diselenggarakan pada Kamis pagi diwarnai aksi demo oleh ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Gerakan Empat Oktober (Aliansi Getok). Para mahasiswa tersebut mengepung Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) untuk menuntut Wahidin Halim dan Andika Hazrumy mundur dari jabatannya sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Banten (4/10).

Dalam orasinya yang dilakukan secara bergiliran, mahasiswa menilai gubernur Banten dan wakilnga gagal dalam menjalankan amanat rakyat. “Janji pada rakyat untuk mendapat jabatan tapi setelah itu lupa akan janjinya, lebih baik turun saja dari kursi jabatan,” teriak massa aksi.

Sambil melakukan orasi, mahasiswa mulai merisak ke gerbang untuk menemui gubernur secara langsung dan menyampaikan mosi tidak percaya terhadap kepemimpinan Wahidin Halim dan Andika Hazrumy. Kuatnya pertahanan membuat mahasiswa tidak dapat menembus pagar betis pasukan Dalmas Polda Banten dan Polres Serang. Aksi saling dorong pun tidak terhindarkan karena mahasiswa terus berusaha masuk.

Tak mampu menembus pagar betis pasukan Dalmas, Aliansi Getok pun membakar ban dan terus menyuarakan aspirasinya. “Wahidin Halim kami nyatakan telah gagal dalam memimpin Banten dalam memerangi korupsi, Rp 23 miliar lebih uang negara dirugikan. Tak hanya itu, maraknya proses jual beli jabatan di tubuh pemerintahan Banten.” tegas Aliga saat berorasi.

Selain membahas terkait masih banyaknya aparatur sipil negara (ASN) yang terindikasi korupsi, mahasiswa juga menagih janji terkait pembangunan infrastruktur jalan, pendidikan, dan kesehatan yang dinilai masih belum ada perubahan yang signifikan khususnya untuk daerah selatan Banten seperti bayah dan sekitarnya. (LPM Wisma/ Rizky, Mila)

Editor: Dwi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *