Hidup dalam gelembung yang mereka ciptakan

Mulut ke mulut, sorai merayakan,
mereka menyerukan kesetaraan,
persatuan,
keadilan,

Namun lihat wahai para pengembara,
lihatlah kenyataan,
rasakanlah penderitaan,
berempatilah akan kesengsaraan.

Apakah menurutmu ini dunia yang yang telah engkau ucapkan disetiap doamu?
disetiap permohonanmu?
disetiap mantramu?

Apakah ini jalan hidup yang telah benar sesuai dengan itu?
mengapa kamu masih acuh?
mengapa kamu masih lihai menilai?
lihai melabeli?

Mengapa?

Dari satu suara, untuk mereka, yang merasakannya juga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *