Mahasiswa UNSERA Raih Juara 3 Debat Regional Parliamentary Festival 2025 UNTIRTA x DPR RI

Serang, Wismanews.com – Mahasiswa Universitas Serang Raya (UNSERA) berhasil menorehkan prestasi di ajang debat tingkat regional. Tim yang terdiri dari TB. M. Kasyif Ulum Kaliba, Dina Rosita, dan Fajar Satriama, ketiganya dari Program Studi Ilmu Hukum, meraih juara 3 dalam Kompetisi Debat Mahasiswa Tingkat Regional yang digelar secara daring pada Sabtu, 20 Desember 2025. Kompetisi ini mengangkat tema “Reformasi Kepolisian Republik Indonesia: Transformasi Penegakan Hukum yang Berkeadilan” dalam acara Parliamentary Festival 2025, yang diselenggarakan oleh Program Studi Ilmu Pemerintahan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (UNTIRTA) x Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI).

Prestasi ini diraih melalui kerja keras, strategi matang, serta sinergi antaranggotanya. Meski waktu persiapan terbilang sangat terbatas, tim mampu menyatukan gagasan, menyusun strategi debat, dan membangun argumen secara sistematis.

Dalam wawancara salah satu anggota tim, TB. M. Kasyif Ulum Kaliba, menyampaikan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil dari kombinasi pengalaman, komunikasi yang solid, dan kemampuan beradaptasi di bawah tekanan.

“Persiapan kami bisa dibilang sangat singkat namun penuh tekanan. Seluruh proses dilakukan H-1 selepas kuliah, tanpa jeda panjang. Kami bertiga Kasyif, Dina, dan Fajar, mahasiswa Ilmu Hukum semester 3 berkumpul dengan satu tujuan yang sama menyatukan gagasan dalam waktu yang terbatas. Dengan pengalaman debat nasional yang sebelumnya dimiliki masing-masing, kami memaksimalkan waktu untuk merumuskan argumen secara cepat, fokus, dan terarah,” ujarnya (22/12).

Ia menambahkan, proses tersebut bukan hanya soal menyusun argumen dengan cepat, tetapi juga menuntut koordinasi, kesabaran, dan kemampuan menyesuaikan diri dengan rekan satu tim.

“Hanya dalam hitungan jam, kami harus membangun case building untuk babak eliminasi dengan isu yang kompleks dan sensitif. Dina merupakan anggota baru dalam tim, sementara Fajar dan saya memiliki rekam jejak kemenangan di tingkat nasional. Namun justru dari perbedaan itu, kami belajar saling mengimbangi. Keyakinan, komunikasi, dan pengalaman menjadi fondasi kuat yang membuat kami mampu tampil solid dan memberikan performa terbaik,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia berharap capaian ini dapat menjadi langkah awal untuk kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional sekaligus mendorong dukungan institusional yang lebih besar.

“Kami berharap capaian ini menjadi langkah awal untuk kembali menjuarai kompetisi tingkat nasional. Lebih dari itu, kami ingin prestasi ini membuka ruang dukungan lebih besar dari universitas dan Program Studi Ilmu Hukum UNSERA, agar semakin banyak mahasiswa hukum yang berani tampil, bersuara, dan berprestasi di tingkat nasional,” tambahnya.

Prestasi tersebut diharapkan dapat memotivasi mahasiswa UNSERA lainnya untuk terus mengembangkan potensi akademik, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, serta berani berargumentasi di ruang publik.

(Intan/LPMWisma)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *