SERANG, LPMWISMA.com – Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (BPPTSI) wilayah Banten menggelar Seminar Nasional denga memgangkat tema “Strategi Pengembangan Karir Jabatan Fungsional Dosen” yang dihelat di Auditorium Gedung A lantai 6 Universitas Serang Raya (Unsera) pada hari kamis (17/01/2019).
Diselenggarakannya seminar tersebut dalam rangka upaya percepatan pertumbuhan jumlah tenaga pendidik tingkat perguruan tinggi yang memiliki jabatan fungsional dosen. Selain itu, telah berlangsung launching website Asosiasi BPPTSI Banten serta penandatanganan MoU antar perguruan tinggi.
Sekitar 300 jumlah peserta dosen yang ada di lingkungan Provinsi Banten. Acara tersebut dihadiri oleh perwakilan Gubernur Banten, Ketua Umum Asosiasi BPPTSI, Prof. Dr. Thomas Suyatno, Ketua Asosiasi BPPTSI Banten sekaligus Ketua Yayasan Pendidikan Informatika Serang, H. Mulya R. Rochmatoellah, Lc., M. Hum. Rektor Unsera, Dr. Hamdan, MM serta dihadiri pula oleh para pemateri Prof. Dr Ali Ghufron Mukti, M. Sc., Ph. D selaku Direktur Jenderal Sumber Daya Iptek Dikti, Prof. Dr. Uman Suherman, As., M. Pd selaku kepala LLDIKTI Wilayah IV dan Prof. Dr. Bunyamin Maftuh, MA., M. Pd.
“Kami hari ini di Unsera, Asosiasi BPPTSI melakukan kegiatan karena ini merupakan fokus kami. Ada empat fokus dalam pembangunan perguruan tinggi di Banten, yakni Sumber Daya Manusia, Infrastruktur, Sistem Informasi, serta Advokasi Hukum. Dari keempat fokus tersebut, kami prioritaskan Sumber Daya Manusia. Ketika berbicara Sumber Daya Manusia, kita berbicara tentang Civitas Akademika atau dosen. Kami melihat bahwa terbatasnya jumlah dosen di wilayah Banten terutama dosen yang mengajar dibidang STEM, yaitu Sains dan Teknologi Engineering dan Matematika” ujar H. Mulya R. Rochmatoellah selaku ketua Asosiasi BPPTSI Banten.
Hal tersebut dikarenakan, jumlah dosen yang mengajar di bidang Ekonomi dan Sains sosial di wilayah Banten cukup memadai dan tidak ada masalah. Gelombang Revolusi Industri 4.0 yang menuntut agar Kemajuan Teknologi berbanding lurus dengan Sumber Daya Manusia. Sehingga, tujuan dari Perguruan Tinggi di Provinsi Banten yang bermartabat dan handal dapat segera diwujudkan.
“Bukan hanya jumlah dan kuantitas dosen, tetapi juga kualitas dalam ruang lingkup dosen, seperti asisten ahli, rektor, dan guru besar. Hari ini kita ingin awekening atau membangunkan kembali agar para dosen tidak hanya mengajar namun juga membangkitkan kembali Tridharma Perguruan Tinggi. Awakening yang dimaksud berupa bagaimana cara menyentuh serta melakukan persuasi.” Lanjutnya. (LPM Wisma/ Tia & Sultan)
Editor: Dwi
