Serang, Wismanews.com – Pelaksanaan Ujian Akhir Semester (UAS) Ganjil di Universitas Serang Raya (UNSERA) berlangsung pada 26-31 Januari 2026. Selama pelaksanaannya, sejumlah mahasiswa merasakan adanya kendala teknis yang mempengaruhi kenyamanan saat mengerjakan ujian, khususnya pada akses sistem pembelajaran daring (SPADA).
Yuli Febriana, salah satu mahasiswa UNSERA, mengungkapkan bahwa kendala yang ia alami berkaitan dengan lambatnya akses SPADA saat ujian berlangsung. Hal tersebut membuat sebagian waktu pengerjaan terbuang sebelum soal dapat diakses dengan baik. Selain itu, tingkat kesulitan soal serta kondisi jaringan internet yang kurang stabil turut menambah tantangan selama UAS.
“Loading-nya lama, jadi waktu ujian kebuang. Soalnya juga susah, terus wifi di kampus juga agak lelet, itu salah satu alasan kenapa SPADA jadi lama dibukanya,” ujarnya pada (29/01).
Meski mengalami kendala, Yuli menilai situasi tersebut masih dapat diatasi. Ia mengaku tetap dapat mengikuti ujian hingga selesai dengan mencari alternatif agar pengerjaan tidak terlalu terganggu.
“Enggak terlalu mempengaruhi sih, masih bisa ke-handle, soalnya langsung beli kuota sendiri,” tambahnya.
Sebagai bentuk antisipasi, Yuli juga menyampaikan bahwa persiapan sebelum UAS menjadi hal penting untuk meminimalisir kendala serupa. Belajar dari rumah serta menyiapkan kuota internet sejak awal dinilai dapat membantu mahasiswa lebih siap saat ujian berlangsung.
“Belajar di rumah biar pas ngerjain UAS lebih gampang, terus siapin kuota dari rumah juga,” tuturnya.
Kendala yang dirasakan mahasiswa selama pelaksanaan UAS ini menjadi catatan agar kedepannya pelaksanaan ujian dapat berjalan lebih lancar dan mahasiswa dapat mengerjakan ujian dengan lebih optimal.
(Nisa/LPMWisma)
Reporter: Nisa
Editor: Nisa
