Serang, Wismanews.com – Penutupan kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Serang Raya (UNSERA) tahun 2025 berlangsung meriah setelah seluruh kelompok peserta menggelar pameran bazar produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Panitia menyelenggarakan acara ini pada Rabu, 2 Juli 2025, di Gedung Rachmatoellah Convention Hall (RCH) sebagai ajang unjuk karya dan pembuktian semangat kewirausahaan para mahasiswa.
Bazar UMKM menampilkan beragam produk hasil kreativitas mahasiswa selama menjalankan KKM, seperti makanan olahan khas daerah, minuman herbal, dan kerajinan tangan. Setiap kelompok KKM bertindak sebagai pelaku UMKM dengan memasarkan produk yang mereka kembangkan selama pengabdian di desa masing-masing. Tercatat terdapat 60 kelompok KKM berpartisipasi dalam kegiatan ini.
Salah satu peserta, Siti Herawati dari Kelompok 16 yang melaksanakan KKM di Desa Sukawana, membagikan pengalamannya.
“Pengalaman KKM sangat berkesan karena hanya terjadi sekali selama masa kuliah. Mulai dari proses persiapan dan perizinan hingga interaksi langsung dengan masyarakat, semuanya sangat berharga. Di Desa Sukawana, khususnya Kampung Wetan, kami menjalankan program kreatif seperti ekoprint (menempel daun di totebag) dan ekovrak (kerajinan dari tutup botol dan daur ulang tong sampah). Produk yang kami tampilkan saat bazar antara lain kerupuk mawar, jablay pedas, dan kerupuk tahu. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi UMKM kecil untuk berkembang, khususnya dalam menghadapi era digital,” ujarnya saat diwawancarai pada Rabu (02/07/2025).
Selain menjual produk, para mahasiswa juga mempresentasikan strategi pemasaran serta dampak ekonomi yang dirasakan masyarakat lokal. Hal ini menjadi bekal penting bagi mahasiswa untuk terus mengembangkan UMKM mereka, bahkan setelah program KKM berakhir.
Adam Maulana, mahasiswa dari Kelompok 8, turut membagikan pengalamannya.
“Kegiatan selama KKM berjalan cukup lancar dan memberikan pengalaman menarik, terutama saat berinteraksi langsung dengan para pelaku UMKM. Tantangannya cukup besar, terutama karena kami membina enam UMKM yang masing-masing memiliki 3–5 produk. Produk-produk tersebut antara lain roti, keripik, puding karakter, hingga pempek,” ungkapnya.
Dengan berakhirnya rangkaian kegiatan KKM tahun 2025, UNSERA berharap semangat berwirausaha yang telah tumbuh selama program ini dapat terus berkembang dan menjadi budaya di kalangan mahasiswa. Penutupan KKM ini bukanlah akhir, melainkan awal dari langkah konkret membangun kemandirian ekonomi mahasiswa melalui penguatan UMKM.
(Deli/LPMWisma)
Reporter: Deli
Editor: Div. News – Berita
