CBT atau Manual? Mahasiswa UNSERA Beri Tanggapan

Serang, Wismanews.com – Polemik mengenai metode ujian apakah berbasis Computer Based Test (CBT) atau manual (tertulis), terus menjadi isu hangat ketika memasuki musim ujian tiba. Di Universitas Serang Raya (UNSERA) sendiri, beberapa mahasiswa menyampaikan tanggapan terkait preferensi mereka terhadap kedua sistem ujian tersebut.

Irfan, mahasiswa Ilmu Komunikasi semester 4, termasuk salah satu yang mendukung penuh penggunaan sistem CBT. Menurutnya, sistem ujian CBT jauh lebih rapi dan tersusun dengan baik.

“Saya sangat setuju dengan CBT karena sistemnya lebih rapi dan tersusun. Programnya jelas dan waktunya teratur. Kita juga lebih leluasa dalam menjawab soal,” ujar Irfan, saat diwawancari pada Selasa (06/05/2025).

Di sisi lain, tidak semua mahasiswa sependapat. Devira Aguthia, mahasiswa Administrasi Negara semester 4, menyampaikan keluhannya terhadap sistem CBT. Ia lebih memilih ujian dilakukan secara manual, agar tidak terjadi kendala teknis saat berlangsungnya ujian.

“Saya kurang setuju dengan CBT karena sering mengalami kendala teknis saat ujian. Itu sangat mengganggu dan menghambat pengerjaan soal,” tuturnya.

Sebagai informasi, Computer Based Test (CBT) merupakan metode ujian di mana peserta mengerjakan soal menggunakan perangkat komputer.

Sistem menyajikan soal ujian secara digital, dan peserta langsung menjawabnya di komputer, sehingga mereka tidak memerlukan kertas atau alat tulis. Selain itu, CBT juga memungkinkan setiap mahasiswa mendapat paket soal yang berbeda.

Sementara itu, dalam sistem ujian manual (tertulis) yang bersifat konvensional, mahasiswa mengerjakan soal di lembar kertas jawaban.

Pendapat dari mahasiswa ini, diharapkan mendorong pihak kampus untuk terus mengevaluasi sistem ujian agar menjadi lebih optimal dan responsif terhadap kebutuhan seluruh civitas akademika.

(Farid&Putra/LPMWisma)

Reporter: Farid & Putra

Editor: Riri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *