Serang, Wismanews.com – Kondisi lingkungan kantin Universitas Serang Raya (UNSERA) akhir-akhir ini menjadi sorotan akibat banyaknya laporan mengenai sampah yang berserakan di berbagai sudut area kantin tersebut. Mulai dari dalam hingga area taman di sekitar kantin, sampah plastik, bungkus makanan, dan botol minuman mencemari lingkungan yang seharusnya mendukung suasana yang bersih dan nyaman.
Zifa, salah satu mahasiswa UNSERA, mengungkapkan bahwa kurangnya fasilitas tempat pembuangan sampah di sekitar kantin turut mempengaruhi rendahnya kesadaran mahasiswa dalam membuang sampah bekas makanan mereka.
“Fasilitas kampus belum cukup menunjang, terutama dalam hal tempat pembuangan sampah. Sebenarnya ada tempat sampah, tetapi letaknya tidak strategis dan kurang terlihat oleh mahasiswa. Selain itu, tempat sampah sering kali dibawa oleh staf kebersihan saat mereka membersihkan area,” ujarnya saat diwawancarai pada Senin (2/6/2025).
Sangat memprihatinkan bahwa perilaku meninggalkan sampah telah menjadi kebiasaan bagi sebagian mahasiswa. Seringkali, mahasiswa membiarkan sampah begitu saja di atas meja atau di lantai. Meski demikian, banyak mahasiswa mengeluhkan bahwa tempat sampah terlalu jauh atau bahkan tidak tersedia di area yang seharusnya.
“Kurangnya kesadaran mahasiswa di kantin terhadap sampah. Sampai saat ini sampah masih banyak yang ditinggalkan di atas meja maupun lantai. Jauh dan kurangnya tempat sampah menimbulkan rasa malas untuk mencari dan membuang sampah tersebut,” tambah Ilen.
Masalah sampah di lingkungan kampus ini menjadi pengingat bahwa menjaga kebersihan adalah tanggung jawab bersama. Kepedulian terhadap lingkungan sangat penting untuk menciptakan suasana kampus yang nyaman, bersih, dan mendukung proses belajar-mengajar.
(Red/LPMWisma)
Reporter: Red
Editor: Red
