Serang, LPMWisma.com – Universitas Serang Raya (UNSERA) telah memulai perjalanan menuju kampus yang lebih ramah lingkungan melalui serangkaian program dan inisiatif yang mendukung kelestarian alam. Salah satu inisiatif utamanya adalah kampanye Bring Your Own Tumbler (BYOT), yang ditujukan untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Selain itu, UNSERA juga berkolaborasi dengan institusi internasional dalam kegiatan penanaman pohon sebagai bagian dari upaya global melawan perubahan iklim.
Bring Your Own Tumbler untuk Mengurangi Limbah Plastik
Program BYOT yang diterapkan di UNSERA mengajak seluruh sivitas akademika termasuk mahasiswa, dosen, dan pegawai untuk membawa tumbler pribadi setiap hari. Inisiatif ini merupakan upaya kampus untuk mengurangi sampah plastik yang dihasilkan dari penggunaan botol sekali pakai, yang seringkali sulit terurai dan merusak lingkungan. Dengan penggunaan tumbler, UNSERA berusaha menciptakan budaya ramah lingkungan yang mendukung pengurangan polusi plastik.
Kampanye ini tidak hanya meningkatkan kesadaran di kalangan civitas akademika, tetapi juga melibatkan partisipasi aktif melalui pemberian penghargaan bagi mereka yang konsisten mengikuti program. Langkah ini menjadi bagian dari usaha UNSERA untuk memperkenalkan budaya hidup berkelanjutan di lingkungan kampus.
Kerja Sama Internasional untuk Penanaman Pohon
Selain inisiatif BYOT, UNSERA juga telah terlibat dalam program penanaman pohon sebagai bentuk kerja sama internasional dengan Duke-NUS Medical School dan Hong Kong Metropolitan University pada 26 September 2024 yang bertempat Desa Tirtayasa dan dihadiri oleh Dr. Sheena Ramazanu dari HKMU dan Ms. Nurul Amanina Hussain dari Duke-NUS.
Kegiatan penanaman pohon ini bertujuan untuk mendukung mitigasi perubahan iklim dengan memperluas ruang hijau dan meningkatkan kualitas lingkungan di sekitar kampus.
Penanaman pohon merupakan langkah konkret yang dilakukan UNSERA dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan memperbaiki kualitas udara. Dengan berkolaborasi bersama institusi internasional, kampus ini menunjukkan komitmennya untuk terlibat dalam agenda lingkungan global. Program ini juga mencerminkan kepedulian UNSERA terhadap dampak perubahan iklim, sekaligus mempromosikan gaya hidup yang lebih ramah lingkungan di kalangan mahasiswa dan staf.
Menuju Green Campus
Langkah-langkah ini menjadi bagian dari visi jangka panjang UNSERA untuk menjadi kampus yang lebih ramah lingkungan. Meski UNSERA belum secara formal menyandang predikat green campus, program-program seperti BYOT dan penanaman pohon menandai dimulainya perjalanan menuju tujuan tersebut. Komitmen kampus untuk mengurangi penggunaan plastik dan memperluas ruang hijau melalui kerja sama internasional memperlihatkan niat kuat untuk mendorong keberlanjutan dan pelestarian lingkungan.
Dengan berbagai inisiatif ini, UNSERA berpotensi menjadi pelopor dalam gerakan kampus ramah lingkungan di wilayahnya. Langkah kecil seperti BYOT dan penanaman pohon bisa menjadi fondasi bagi program green campus yang lebih besar di masa depan, memberikan manfaat nyata bagi lingkungan dan menciptakan kesadaran yang lebih luas tentang pentingnya menjaga bumi.
Program ini tidak hanya mendukung upaya lokal, tetapi juga berkontribusi pada agenda lingkungan internasional, membawa UNSERA ke panggung global sebagai kampus yang peduli terhadap kelestarian lingkungan.UNSERA Menuju Kampus Ramah Lingkungan: Dari Kampanye Tumbler Hingga Kerja Sama Penanaman Pohon.
(Red/LPMWisma)
Editor : Alfindra
