Pentingnya Menjaga Integritas, Ketua Terpilih PMII Kota Serang Soroti Insiden di Sekertariat PB PMII

Serang, LPMWisma.com – Ketua terpilih Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Serang, Nur Muhamad Yasin Fadili memberikan tanggapan terkait insiden yang melibatkan beberapa kader PMII Kota Serang di Sekretariat Pengurus Besar (PB) PMII. Dalam insiden tersebut, beberapa kader meminta Surat Keputusan (SK) Kepengurusan Cabang meskipun persoalan di Kota Serang belum selesai.

Fadili menyampaikan bahwa tindakan tersebut tidak patut dan tidak mencerminkan nilai-nilai yang diajarkan di PMII.

“Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) adalah wadah besar yang harus kita rawat bersama dengan nilai-nilai sosial, budaya, dan keislaman. Sekaligus, PMII adalah harapan baru untuk terwujudnya impian-impian anggota dan kader PMII, terutama dalam membangun bangsa,” ungkap Fadili dalam keterangan tertulisnya pada Sabtu, 3 Agustus 2024.

Fadili menambahkan, “Baru-baru ini, beredar berita tentang beberapa oknum kader PMII Kota Serang yang melakukan tindakan tidak jelas di Sekretariat PB PMII untuk meminta SK Kepengurusan Cabang. Padahal persoalan di Kota Serang ini sudah selesai, dan saya dipilih secara quorum,” tambahnya.

Menurutnya, tindakan tersebut menunjukkan perilaku yang tidak baik dan seharusnya hal-hal yang sifatnya internal tidak disebarluaskan.

“Demi kekuasaan dan kepentingan kongres, beberapa oknum kader PMII Kota Serang melakukan segala cara untuk mendapatkan kekuasaan,” imbuhnya.

Fadili mengajak seluruh kader PMII untuk tidak meniru perilaku demikian.

“Kita sebagai kader PMII tidak diajarkan untuk bersikap brutal dan saling menjatuhkan demi kepentingan pribadi. Nilai-nilai sosial yang kita bangun harus diimplementasikan dengan baik, seharusnya kita merawat dan menjaga wadah besar ini, bukan malah mempermalukannya. Kita harus malu ketika persoalan internal ini diperluas,” lanjut Fadili.

Fadili juga mengingatkan bahwa kader PMII harus senantiasa mencerminkan wajah insan pergerakan yang sejalan dengan ajaran Ahlussunah Wal Jamaah.

“Saya mengingatkan kepada seluruh kader PMII se-Indonesia, tindakan yang dilakukan oleh oknum kader PMII Kota Serang tidak boleh ditiru karena tidak mencerminkan nilai-nilai yang ada di PMII. Kita sebagai kader intelektual harus memikirkan terlebih dahulu sebelum bertindak,” pungkasnya.

(Aulia/LPMWisma)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *